Home / Berita Bola / Tanda-tanda Kehancuran Manchester United Musim Ini
2

Tanda-tanda Kehancuran Manchester United Musim Ini

Tanda-tanda Kehancuran Manchester United Musim Ini – Manchester United tengah menjumpai periode terburuk semenjak perginya Sir Alex Ferguson. Sepanjang season ini, tim Setan Merah cukup menggapai tiga kali kemenangan. Agen Sbobet88 Manchester United sudah lelet tidak menggapai keberhasilan di segala ajang. Tim Setan Merah terakhir kali menggapai kemenangan di segenap kejuaraan pada kala berhadapi Astana di Liga Europa.

Pada pertarungan tersebut, Manchester United cukup sanggup unggul satu gol saja atas delegasi Kazakhstan itu. Di Premier League, Manchester United bercokol di posisi ke-14 dengan raihan sepuluh poin. The Red Devils cukup selisih dua angka dari jurang degradasi.

Dari perspektif permainan, Ole Gunnar Solskjaer semacam kehabisan strategi. pelatih asal Norwegia itu cuma menggantungkan permainan dari kubu sayap tanpa memusingkan inspirasi di lini tengah.

Simbol-simbol keruntuhan Manchester United di musim ini mulai terlihat. Cukup banyak faktor yang menyebabkan tim Setan Merah tidak berkuasa melawan beberapa lawannya, baik di pertandingan Sbobet88 lokal ataupun Eropa. berikut empat ikon kemusnahan Manchester United di season ini:

Terbatasnya kesuburan serbuan buat keliru satu sebab sedikitnya raihan gol Manchester United. Ole Gunnar Solskjaer cuma memercayakan sisi sayap Manchester United tanpa memanfaatkan produktivitas di lini tengah Setan Merah. Solskjaer sering menanfaatkan Daniel James serta Marcus Rashford di kedua sisi winger Manchester United. Dengan strategi itu, tim rival dapat membaca jalan serbuan Manchester United.

Sedang, Jesse Lingard yang kerap memenuhi urutan playmaker serbu Manchester United tidak dapat memberi kesuburan gempuran yang berarti. malahan, Solskjaer lebih acap kali menyimpan Juan Mata di kursi cadangan dan memasang Paul Pogba membuat gelandang bertahan. Solskjaer mesti lekas merombak aransemen sektor tengah buat menampilkan kesuburan dalam menjalankan gempuran.

Sejak kepergian punggawa superior seperti halnya Wayne Rooney dan juga Zlatan Ibrahimovic, Manchester United tak memiliki sosok atasan pada tim. Pemain superior semacam Ashley Young, Juan Mata, dan David de Gea enggak sanggup jadi pemimpin sejatinya pedahulu mereka. sosok semacam Roy Keane dan juga Nemanja Vidic sangat dibutuhkan pada memimpin tim Setan Merah.

Sepanjang season ini, Manchester United hanya sanggup mendapatkan tiga kemenangan di segala kompetisi, dua diantaranya di kompetisi Premier League. rasio kesuksesan Setan Merah cuma sebesar 25 persen. sedangkan itu, Manchester United Agen Bola telah mengalami tiga kali kegagalan di semua kompetisi. Tiga kegagalan itu berasal dari tim rendah seperti halnya Crystal Palace, West Ham United, serta Newcastle United.

Sementara itu, Manchester United lebih kerap kali dapat hasil seri. Manchester United telah enam hasil seri di semua turnamen season ini. nalar hasil imbang Manchester United menjangkau 50 persen. kerap kehilangan nilai membuat Manchester United tergelincir di tingkat ke-14 Premier League. ketika ini, Manchester United diarsiteki mantan manajer Cardiff City, Ole Gunnar Solskjaer. Solskjaer sudah mendapatkan hasil jelek bersama tim asal Wales itu.

Bersama Cardiff, Solskjaer cukup bisa membawa sembilan kesuksesan, lima hasil imbang dan juga 16 kekalahan dari seluruhnya 30 derby. Solskjaer tidak sanggup membawa Cardiff selamat dari lembah degradasi sehabis megakhiri season di peringkat ke-20. kondisi ini membuat para fans Manchester United was-was memandang klub kebanggan mereka terancam terdegradasi musim ini.

About admin